Resensi film
" Dilan 1990 "
I. Identitas Film
Pemain : Iqbal Ramadhan, Vanesha Prescilla, Debo Andrios, Brandon Salim, Happy Salma.
Produser : Ody Mulya Hidayat
Sutradara : Fajar Bustomi, Pidi Baiq.
Penulis : Titien Wattimena, Pidi Baiq.
Produksi : Max Pictures
Durasi Film : 110 menit
II. Sinopsis Film
Berlatar belakang tahun 90an, yang menceritakan kisah cinta remaja antara Dilan dan Milea . Awalnya Milea dan Dilan bertemu di salah satu SMA di bandung, ketika pergi ke sekolah Milea bertemu Dilan. Pada saat itu Dilan suka meramal Milea dan terkadang Mikea risih karna hampir setiap hari dirinya dihamliri oleh Dilan. Namun setelah mengenal lebih dalan ternyata Milea mulai mengenal keunikan Dilan, pintar, baik hati dan romantis. Berbagai kisah unik pun dialami mereka berdua. Dilan memberikan hadiah berupa cokelat kepada Melia melalui POS. Dilan juga memanggilkan tukang pijat saat Milea jatuh sakit.Dan ketika Ulang tahun Milea , Dilan memberikan hadiah TTS yang sudah berisi jawaban agar Milea tidak pusing memikirkannya. Kisah mereka juga tidak selalu berjalan mulus , dimana Pacar Milea di Jakarta, Beni turut mewarnai perjalanan hubungan mereka berdua. Bahkan guru tes privat Milea, Kang Adi juga menaksir Milea. Namun pada akhirnya Milea dan Dilan resmi berpacaran setelah melewati banyak masalah, mereka pun membuat sebuah proklamasi resminya mereka pacaran yang di tanda tangani oleh mereka berdua
III. Kelebihan
Adanya chemistry yang bagus antara karakter Dilan dan Milea sehingga penonton dapat merasakan kesan anak remaja yang sedang jatuh cinta. Serta nuansa 90-annya juga bagus, kamar Dilan yang ada quote Ronald Reagen juga mengingatkan remaja di zaman itu lebih care ke politik.
IV. Kekurangan
Yang sangat disayangkan disini adalah scene dimana Dilan yang memukul gurunya sendiri, hal ini merupakan tindakan yang kurang sopan dan dapat ditiru oleh penonton
V. Kesimpulan
Film ini cocok untuk ditonton masyarakat, karena kisah cinta remaja era 1990-an ini berhasil membawa angan para penonton untuk bernostalgia, mengenang hari-hari indah yang tersimpan rapi dalam memori. Terlebih hadirnya sosok Dilan dengan gombalannya yang sukses membuat hati orang luluh
Comments
Post a Comment